Skip to content

Pencipta “Mannequin Challenge” Harusnya Bisa Kaya Raya

Aksi unik dan lucu “Mannequin Challenge” giliran melanda dunia. Siapa pun, tak pandang bulu, bisa melakoninya dengan mudah. Asal bisa diam serupa patung, video pun bisa menyebar ke seluruh dunia.

Tak kurang politisi, pejabat pemerintah, dan selebriti Amerika turut berlomba menuangkan kreativitas mereka membekukan diri. Bahkan White House yang dikenal sakral dan serius, bisa dijadikan arena lucu-lucuan “enggak penting” ini.

Berdasarkan penelusuran KataRupa di Youtube, Kamis (24/11/2016), sudah ter-posting sekitar 1.450.000 video dengan kata kunci “Mannequin Challenge”.

Ironisnya, dari catatan YouTube tersebut, video pelopor “THE FIRST MANNEQUIN CHALLENGE VIDEO” hanya mampu menjaring 944 views, jauh di bawah video “Star-Studded Mannequin Challenge at White House” dengan 42,418 views.

Sementara Top Views disabet video “Top 15 Best Mannequin Challenge Compilation (#MannequinChallenge)” dengan 5.746.091 views. Masuk akal, karena merupakan kompilasi video-video terbaik versi penggugahnya.

Video-video pengekor ini justru meraup banyak iklan yang menunjukkan mereka telah bernilai komersil.

Namun keberuntungan yang sama tampaknya tidak terjadi pada video yang dilansir mic.com, Senin (7/11/2016), sebagai pelopor “mannequin challenge” dan pertama kali diunggah di akun Twitter @thvtmelanin_, milik anak SMA bernama Emili dari Jacksonville, Florida.

featured-pelopor-mannequin-challenge

Screenshot: mic.com

Jika mengikuti logika copyright, maka Emili dan teman-temannya, seharusnya bisa mendulang Dollar sambil ongkang-ongkang kaki, meskipun ada yang menilai idenya tidak orisinil, karena sebelumnya sudah sering dilakukan para pembuat film profesional.

Tapi inilah tatanan dunia baru bernama media sosial, di mana ketulusan berbagi menjadi roh suci yang jauh dari nafsu menimbun materi. Meski bisa, para pelopor video unik seperti “Mannequin Challenge” ini tidak berpikir untuk kaya raya dari karya mereka.

Dunia media sosial memang indah, jika ditujukan untuk berbagi tanpa pamrih.

(KataRupa)

Video: Associated Press, Trends VideosNexus

KataRupa © Copyright 2016. All Rights Reserved
%d bloggers like this: