Skip to content

Matilah Sebagai Pahlawan dengan Mendonorkan Organ

screen-shot-2016-12-02-at-10-59-38-am

Foto: Screenshot transkrip iklan radio “Mugged” 2015.citrapariwara.org

Kompetisi iklan Citra Pariwara 2016 tengah digelar. Sembari menunggu vonis para juri, ada baiknya kita membuka kembali arsip pemenang Citra Pariwara 2015 lalu.

Salah satu jawara iklan Citra Pariwara 2015 yang cukup menggelitik telinga adalah iklan radio berbahasa Inggris, berjudul “Mugged” dan “Car Accident” besutan agensi iklan multinasional  J. Walter Thompson Indonesia.

Berdasarkan arsip situs 2015.citrapariwara.org, kedua iklan radio layanan sosial ini menyabet penghargaan Silver untuk kategori Single Ad Campaign.

Versi “Mugged” menampilkan monolog seorang laki-laki. Ia mengisahkan kehidupannya yang tragis; tidak punya pekerjaan, sekarat tertusuk pisau, namun berakhir manis di meja operasi saat ia memutuskan mendonorkan paru-parunya.

Versi “Car Accident” juga menampilkan monolog seorang perempuan yang tidak mau dianggap sebagai ibu rumah tangga biasa. Pasalnya, ia telah mendonorkan organ hatinya saat maut menjemput lewat kecelakaan mobil yang dialaminya.

Mendengar dua iklan radio di atas serasa menyimak pembacaan puisi dengan kata-kata yang sarat metafora dan retorika. Namun itulah “bahasa” iklan, dramatisasi dibutuhkan agar target audiences terpikat dan bersedia mencerna pesan yang disampaikan.

Pesannya jelas; jika maut menjemput, jangan lupa donorkan organ tubuh Anda, karena dengan demikian Anda mati sebagai seorang pahlawan.

Hal yang sangat membedakannya dengan iklan radio lain adalah penggunaan bahasa Inggris yang tampaknya memang diisi para talent berbahasa ibu Inggris.

Apakah radio ini dimaksudkan untuk tayang di luar negeri? Atau jika di dalam negeri, siapakah target audience-nya mengingat kosa kata bahasa Inggris yang digunakan tergolong sulit dicerna kebanyakan orang Indonesia?

Jika menuruti logika komunikasi, iklan radio yang “ngenglish” abis ini, kurang pas tayang di Indonesia, demikian pendapat beberapa pengamat. Namun para pengamat tampaknya lupa jika pihak berwenang di Citra Pariwara 2015 telah menetapkan tema “Stop Making Sense” sebagai payung kebebasan berkreasi.

Jadi, tak usahlah ribet berlogika, nikmati saja suguhan kreativitas para anak negeri dan “anak asing” yang berkreasi di negeri ini.

(KataRupa)

Klik tautan berikut ini untuk menyimak iklan radio “Mugged” dan “Car Accident”.

KataRupa © Copyright 2016. All Rights Reserved
%d bloggers like this: