Skip to content

Iklan XL Prioritas Berasa Iklan Rokok

screen-shot-2016-12-30-at-11-21-37-pm

Screenshot video iklan XL Prioritas #SimplyBetter versi “Hamish”

Setelah iklan terdahulunya sempat membuat KPI Pusat melayangkan surat imbauan agar semua stasiun televisi tidak menayangkannya di bawah jam 22.00, XL Prioritas meluncurkan versi yang lebih “aman” di bulan Desember 2016 ini.

Tak ada adegan kekerasan fisik disertai adu tembak senjata api seperti di versi sebelumnya. Iklan menyampaikan (tentunya) pujian terhadap layanan XL Prioritas dari sang tokoh utama yang memerankan dirinya sendiri. Ia adalah Hamish Daud, seorang arsitek yang juga presenter acara travelling di sebuah stasiun televisi swasta, dan sempat membintangi beberapa film.

Sosok ganteng bertampang bule kelahiran Gosford, Australia, 8 Maret 1980 ini bertutur tentang pilihan hidupnya yang didasari kebebasan. Kebebasan yang ia maksudkan adalah memegang kendali lebih setiap saat dan menjalani hari-harinya dengan lebih berani.

Baca juga: Kenapa Pengiklan Rokok Doyan Pajang Model Bule?

Di saat Hamish menyampaikan suara hatinya, terlihat cuplikan beberapa adegan yang merefleksikan kebebasan hidupnya; memanjat puncak berbatu nan terjal, berselancar menyusuri gelombang ombak, mengendarai motor sport klasiknya, terjun ke laut dari puncak tebing tinggi, hingga akhirnya menerima kalungan bunga di sebuah pesta malam tepi pantai.

Cara bertutur dan melakoni berbagai aksi macho dan berani seorang diri sempat membuat KataRupa dan beberapa rekan mengira ini adalah iklan rokok.

Narator yang mengisahkan filosofi hidupnya, dibarengi aktivitas ekstrim individual dan tampang bule, serta tak lupa adegan pamungkas berupa pencapaian, mengingatkan kita pada gaya khas iklan-iklan rokok.

Dari 30 detik durasi iklan, baru pada detik ke-28 terungkap bahwa iklan ini bukan milik merek rokok, namun salah satu versi dari beberapa iklan XL Prioritas teranyar.

Berikut video iklannya dari akun YouTube XL PRIORITAS:

(KataRupa)

KATARUPA © COPYRIGHT 2016. ALL RIGHTS RESERVED
%d bloggers like this: