Skip to content

Cara Menghakimi Street Photograph ala Bruce Gilden

Menjadi seorang street photographer—atau sering juga disebut candid photographer—tidaklah semudah yang kita duga, sekalipun ia “hanya” memotret obyek apa adanya seperti yang terlihat oleh lensa kamera.

Selain penguasaan teknis yang mumpuni, seorang street photographer wajib membekali diri dengan sensitivitas yang tinggi terhadap unsur-unsur desain (komposisi, warna, dan lain-lain) serta sanggup menyematkan konsep komunikasi yang kuat dalam tempo sesingkat-singkatnya karena momennya kerap datang tak terduga.

Bruce Gilden, seorang street photographer asal New York, berbagi keahlian menilai karya street photograph. Gilden yang sangat dikenal lewat kepiawaiannya memotret candid close-up menggunakan flashgun ini, membeberkan tanpa basa-basi kelemahan dan kelebihan beberapa karya street photograph yang ia review.

Bruce Gilden yang juga tergabung dalam Magnum Photographer, menyampaikan beberapa poin penting yang harus dimiliki sebuah street photograph yang baik.

Pertama, soal “accident”. Bahwa seorang street photographer sejatinya berharap ada kejadian tak terduga yang bisa terekam, yang Gilden sebut “accident”. Jika sebuah foto mampu merekam obyek tak terduga namun mengalami “kecelakaan” teknis, seperti gambarnya blur, maka itu adalah “accident” dalam arti yang sebenarnya. Foto tetaplah dicap buruk meski obyeknya bagus.

Kedua, Gilden mengungkap apa yang ia sebut “empty dead space”. Ini adalah “dosa” yang harus dihindari dalam sebuah komposisi foto. Bidang kosong tak berguna yang menyita perhatian dalam sebuah foto sangatlah mereduksi keindahan dan pesan foto.

Ketiga, sebuah street photograph yang baik harus “make up a story”. Obyek utama dan pendukung saling berkaitan sehingga membentuk sebuah cerita yang memiliki pesan tertentu.

Keempat, soal “flow”. Mata manusia ketika melihat sebuah foto akan mengalir dari satu  obyek ke obyek lain. Jika semua obyek sama-sama menyita perhatian, maka foto akan kehilangan fokus utama sehingga membingungkan pemerhati foto.

Terakhir, street photograph yang baik haruslah “striking”, memiliki unsur yang sangat kuat membius mata pemerhatinya. Tanpa hal ini, foto akan lewat begitu saja, bahkan dilirik pun tidak.

Silakan simak cara Gilden menghakimi street photograph di video YouTube bertajuk “What Makes a Good Street Photograph? – Take it or Leave it with Bruce Gilden” berikut ini:

(KataRupa)

Video: VICE

Featured Image: Screenshot YouTube

KATARUPA © COPYRIGHT 2017. ALL RIGHTS RESERVED
%d bloggers like this: