Skip to content

Hyperlapse Photography Ternyata Tidak Sesulit yang Dibayangkan

Asal tekun dan disiplin dalam memotret setiap frame, hyperlapse photography ternyata bisa dilakukan oleh siapa saja. Ini dibuktikan oleh Kai Man Wong—presenter DigitalRev TV (kini mantan)—dalam videonya “How to do Hyperlapse Photography” di atas.

Hyperlapse photography adalah teknik memotret satu atau beberapa obyek yang sama dengan cara memindahkan kamera dalam satu alur setiap memotret satu frame. Obyeknya pun bisa ikut berpindah, asal tetap dalam alur yang telah ditentukan.

Banyak istilah untuk menamai teknik ini: walklapse, spacelapse, stop-motion time-lapse, motion timelapse, dan moving timelapse. Jika motion timelapse dihasilkan menggunakan camera yang bergerak di rel panjang (camera dolly), maka hyperlapse dilakukan dengan cara berjalan dari satu titik ke titik lainnya.

Tercatat di Wikipedia, istilah “hyperlapse” pertamakali diciptakan oleh filmmaker asal Amerika bernama Dan Eckert. Istilah ini kemudian dipopulerkan seniman video bernama Shahab Gabriel Behzumi, lewat karyanya bertajuk “Berlin Hyper-Lapse” berikut ini:

Baca juga: Kai Man Wong: Do’s and Don’ts in Street Photography

(KataRupa)

Video: DigitalRev TVShahab Gabriel Behzumi

Featured Image: Screenshot YouTube

KATARUPA © COPYRIGHT 2017. ALL RIGHTS RESERVED
%d bloggers like this: