Skip to content

Kenapa Sebaiknya Menggunakan Font Buruk Rupa Seperti “Comic Sans”?

Para ahli psikologi di Princeton University melakukan studi yang menarik di mana handouts pengajar ditulis dalam 2 jenis font yang berbeda. Satu kelompok mahasiswa diberikan handouts dengan jenis font yang sulit dibaca, sementara kelompok lainnya dengan font yang mudah dibaca.

Hasilnya ternyata mencengangkan, kelompok mahasiswa yang menerima handouts dengan jenis font yang sulit dibaca justru memiliki nilai ujian yang lebih baik ketimbang kelompok lainnya.

Berdasarkan hasil studi ini, Tim Harford, economist dan author buku ‘Messy: How To be Creative and Resilient in a Tidy-Minded World’, meyakini bahwa jenis font seperti “Comic Sans” dan “Monotype Corsiva”—yang ia sebut “buruk rupa”—justru membantu kita konsentrasi pada apa yang kita baca.

Menurut Harford—dalam video besutan akun Business Insider UK di bawah ini—tulisan dengan jenis font buruk rupa bakal menarik perhatian kita dan berusaha memahaminya.

Tapi, ngomong-ngomong, bakal marah enggak ya sang pencipta font “Comic Sans” dan “Monotype Corsiva” karena disebut Harford “buruk rupa”?

(KataRupa)

Video: Business Insider UK

Featured image: screenshot youtube

KATARUPA © COPYRIGHT 2017. ALL RIGHTS RESERVED
%d bloggers like this: