Skip to content

Apple pun ‘Tiarap’ Saat Microsoft Menyulap Desktop Menjadi Canvas

Nama device besutan Microsoft ini tergolong biasa-biasa saja “Microsoft Surface Studio”. Sepintas tidak menyiratkan sesuatu yang istimewa. Namun, fungsi dan performanya ternyata luar biasa. Bahkan Microsoft berani menyebutnya sebagai sebuah kategori baru, meski tanpa menamai kategori baru yang dimaksud. Tampaknya soal penamaan, Microsoft kurang piawai dibanding para seterunya.

Tapi, seperti pepatah bilang, apalah arti sebuah nama jika fungsi dan performa yang lebih dibutuhkan users. Microsoft, yang selalu berada di bawah bayang-bayang Apple dalam hal kreasi device penunjang pekerjaan artist dan designer, kali ini sangat serius berupaya mematahkan dominasi Apple.

Sebagai masterpiece teranyar dari merek berlogo 4 kotak berwarna ini, “Microsoft Surface Studio” diduga mampu membuat Apple ‘tiarap’, paling tidak untuk beberapa bulan atau tahun ke depan.

Berbekal display 28″ ramping dengan penyangga nan stylish, serta “PixelSense” yang diklaim lebih tinggi ketimbang resolusi 4K, membuat display 10-bit color depth ini menjadi raja di kelas komputernya para praktisi kreatif.

Kelebihan “Microsoft Surface Studio” yang paling menonjol bukan hanya pada kualitas teknis tingkat ‘dewa’ yang dimilikinya, namun pada fungsinya. Ukuran display yang nyaris sebesar canvas medium, mampu berubah menjadi media lukis dan desain.

Dengan mulusnya tangan para artist dan designer menari-nari lincah di atas ‘digital canvas’ tanpa aral melintang. Bahkan, mereka dimanjakan berbagai tools yang semakin menambah kaya tampilan rupa karya mereka.

Satu lagi ‘kesaktian’ “Microsoft Surface Studio” yang bisa jadi membuat Apple semakin minder, adalah hadirnya “Surface Dial”—lagi-lagi penamaannya agak garing—yang diklaim sebagai a new tool for the creative process. Fungsinya seperti menu, namun dalam wujud fisik benda bulat pipih. Jika ditekan akan keluar berbagai menu dalam bentuk radial. “Surface Dial” ini ternyata bisa juga ditempelkan di screen untuk menampilkan menu color picker dan ruler di sekelilingnya.

Harga sang desktop yang bisa berubah menjadi canvas ini tentu saja tergolong tinggi. Untuk RAM yang terkecil, yaitu 8GB dilepas di angka $2.999, dan RAM tertinggi 32GB di angka $4,199 (sumber: www.microsoft.com, 21/06/2017).

Sudah pasti harganya kurang bersahabat bagi kantong kebanyakan mahasiswa dan praktisi kreatif pemula. Karena itu, mendingan kita nikmati saja penampakan dan ‘kesaktiannya’ di video youtube milik Microsoft Surface berikut ini, paling tidak buat menambah wawasan dan sekedar ‘cuci mata’.

(KataRupa)

Featured image: screenshot youtube

Video: Microsoft Surface

KATARUPA © COPYRIGHT 2017. ALL RIGHTS RESERVED

 

 

%d bloggers like this: